Sabtu, 31 Oktober 2015

Manfaat Dan Efek Samping Petai

01.35 Posted by Unknown No comments
Petai, tentu tidak asing lagi di telinga kita. Petai didalam bahasa latinnya mlanding (parkia speciosa hassk) merupakan tumbuhan kacang kacangan. Makanan yang banyak digemari oleh orang orang, tetapi banyak juga yang membencinya, terutama para remaja. Faktor penyebabnya hanya satu, yaitu masalah baunya yang khas. Teksturnya yang lembut dan halus menjadikannya sangat bagus untuk saluran pencernaan. Dilengkapi juga dengan adanya serat, petai juga dapat memberikan tambahan energi untuk tubuh. Tapi mungkin banyak diantara anda tidak mengetahui bahwa petai mengandung 3 macamgula alami yaitu sukrosa,  fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat.
Dari hasil penelitian, mengkonsumsi sekitar satu porsi petai dapat memberikan tambahan energi sekitar 90 menit. Karena itu, petai juga sangat dianjurkan untuk para atlit, tidak heran banyak atlit yang dapat berolahraga dalam waktu yang lama. Walau begitu ia memiliki bau yang cukup aneh mirip dengan bau gas metana. Secara gizi, kandungan petai sebanding dengan kedelai, baik dalam kandungan mineral, vitamin, protein, lemak dan antinutrisi. 
Komponen petai yang mudah menguap adalah 1,2,4-trithiolane, 1,3,5-trithiane dan 3,5- dimetil-1,2,4-tritiolane. Hidrogen sulfida dan etanol juga ditemukan dalam ruang pembungkus biji petai. Komponen-komponen inilah yang menyebabkan bau khas tersebut. Lebih mudah melihat manfaat dari petai jika ia dipecah menjadi komponen-komponen kesehatannya yaitu : gula, serat, triptofan, vitamin B6, besi, kalium, dan komponen antasida.
Berdasarkan fungsi dari komponen ini, maka petai dapat membantu pemulihan depresi, anti kanker, sindrom pramenstruasi (PMS), tekanan darah, diabetes, kegemukan dan konstipasi. Manfaat buah petai untuk kesehatan yaitu

  •  Obat Hati dan Ginjal , Seperti yang kita ketahui bersama radikal bebas sangat mudah di temui di Produk makanan, terutama pada makanan yang di Goreng atau di Panggang. Hidrogen peroksida, superoksida anion, dan hidroksil, merupakan contoh radikal bebas. Molekul sangat tidak stabil, sangat reaktif, dan kerusakan jaringan. Radikal bebas akan menjadi tidak berdaya ketika berhadapan dengan antioksidan.
  • Anti Depresi, Parkia speciosa atau yang lebih di kenal dengan Nama Pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Ini akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.
  •  Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Tumbuhan Petai ini memiliki kadar kalium yang Cukup tinggi tetapi rendah akan Kadar Garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah tinggi atau Hipertensi.
  • Menurunkan resiko Stroke. Berdasarkan hasil penelitian di Amerika, mengkonsumsi petai setiap hari dapat mengurangi resiko kematian karena stroke sekitar 40%.
  • Menyembuhkan luka lambung. Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.
  • Menenangkan Pikiran dan Mood. Petai mengandung zat triptophan, sehingga membuat orang yang depresi menjadi lebih tenang. Pikiran lebih relax, dan memperbaiki mood lebih bahagia.
  • Mengatasi susah BAB . Petai kaya akan serat, mengkonsumsi petai dapat membantu proses BAB kita menjadi lancar.
  • Membantu tubuh saat Anemia . Petai juga kaya akan zat besi dan dapat menstimulasi produksi sel darah merah serta membantu tubuh saat terjadi anemia.
Jika membandingkannya dengan apel, petai memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Petai merupakan salah satu buah dengan nilai makanan terbaik. Jadi mulai sekarang jangan ragu lagi makan petai.
Tetapi walaupun banyak manfaat petai bagi tubuh manusia, memakan petai terlalu banyak dapat memberi dampak negatif karena tingginya kandungan asam amino dalam petai. Kandungan asam amino berlebih dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan saringan ginjal di tubuh. Kandungan asam jengkolik (yang juga ditemukanpada jengkol) pada petai dapat memblokir tubula uriner karena rendahnya keterlarutannya, sehingga menyebabkan rasa sakit, haematuria dan bahkan kematian.

0 komentar:

Posting Komentar