Petai,
tentu tidak asing lagi di telinga kita. Petai didalam bahasa latinnya mlanding
(parkia speciosa hassk) merupakan tumbuhan kacang kacangan. Makanan yang
banyak digemari oleh orang orang, tetapi banyak juga yang membencinya, terutama
para remaja. Faktor penyebabnya hanya satu, yaitu masalah baunya yang khas. Teksturnya
yang lembut dan halus menjadikannya sangat bagus untuk saluran pencernaan. Dilengkapi
juga dengan adanya serat, petai juga dapat memberikan tambahan energi untuk
tubuh. Tapi mungkin banyak diantara anda tidak mengetahui bahwa petai
mengandung 3 macamgula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan
dengan serat.
Dari hasil penelitian, mengkonsumsi sekitar satu porsi petai dapat
memberikan tambahan energi sekitar 90 menit. Karena itu, petai juga sangat dianjurkan
untuk para atlit, tidak heran banyak atlit yang dapat berolahraga dalam waktu
yang lama. Walau begitu ia memiliki bau yang cukup aneh mirip dengan bau gas
metana. Secara gizi, kandungan petai sebanding dengan kedelai, baik dalam
kandungan mineral, vitamin, protein, lemak dan antinutrisi.
Komponen petai yang
mudah menguap adalah 1,2,4-trithiolane, 1,3,5-trithiane dan 3,5- dimetil-1,2,4-tritiolane.
Hidrogen sulfida dan etanol juga ditemukan dalam ruang pembungkus biji petai.
Komponen-komponen inilah yang menyebabkan bau khas tersebut. Lebih mudah
melihat manfaat dari petai jika ia dipecah menjadi komponen-komponen kesehatannya
yaitu : gula, serat, triptofan, vitamin B6, besi, kalium, dan komponen
antasida.
Berdasarkan
fungsi dari komponen ini, maka petai dapat membantu pemulihan depresi, anti
kanker, sindrom pramenstruasi (PMS), tekanan darah, diabetes, kegemukan dan
konstipasi. Manfaat buah petai untuk kesehatan yaitu
- Obat Hati dan Ginjal , Seperti yang kita ketahui bersama radikal bebas sangat mudah di temui di Produk makanan, terutama pada makanan yang di Goreng atau di Panggang. Hidrogen peroksida, superoksida anion, dan hidroksil, merupakan contoh radikal bebas. Molekul sangat tidak stabil, sangat reaktif, dan kerusakan jaringan. Radikal bebas akan menjadi tidak berdaya ketika berhadapan dengan antioksidan.
- Anti Depresi, Parkia speciosa atau yang lebih di kenal dengan Nama Pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Ini akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.
- Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Tumbuhan Petai ini memiliki kadar kalium yang Cukup tinggi tetapi rendah akan Kadar Garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah tinggi atau Hipertensi.
- Menurunkan resiko Stroke. Berdasarkan hasil penelitian di Amerika, mengkonsumsi petai setiap hari dapat mengurangi resiko kematian karena stroke sekitar 40%.
- Menyembuhkan luka lambung. Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.
- Menenangkan Pikiran dan Mood. Petai mengandung zat triptophan, sehingga membuat orang yang depresi menjadi lebih tenang. Pikiran lebih relax, dan memperbaiki mood lebih bahagia.
- Mengatasi susah BAB . Petai kaya akan serat, mengkonsumsi petai dapat membantu proses BAB kita menjadi lancar.
- Membantu tubuh saat Anemia . Petai juga kaya akan zat besi dan dapat menstimulasi produksi sel darah merah serta membantu tubuh saat terjadi anemia.
Jika membandingkannya dengan apel, petai
memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga
kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat
jumlah vitamin dan mineral lainnya. Petai merupakan salah satu buah dengan
nilai makanan terbaik. Jadi mulai sekarang jangan ragu lagi makan petai.
Tetapi
walaupun banyak manfaat petai bagi tubuh manusia, memakan petai terlalu banyak
dapat memberi dampak negatif karena tingginya kandungan asam amino dalam petai.
Kandungan asam amino berlebih dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan saringan
ginjal di tubuh. Kandungan asam jengkolik (yang juga ditemukanpada jengkol)
pada petai dapat memblokir tubula uriner karena rendahnya keterlarutannya, sehingga
menyebabkan rasa sakit, haematuria dan bahkan kematian.
0 komentar:
Posting Komentar